Pindah ke teks utama

Cara mengobati sengatan matahari yang menyakitkan!
Artikel ini menjelaskan penyebab sengatan dan metode perawatan setelahnya yang benar.

Pernahkah Anda mengalami kulit terasa perih atau iritasi setelah terkena sengatan matahari?
Sebenarnya, kulit yang terbakar sinar matahari mirip dengan luka bakar ringan. Kami akan membahas cara mengatasi rasa sakit, perawatan setelahnya yang tepat, dan langkah-langkah perlindungan dari sinar matahari!

Banyak orang pernah mengalami rasa sakit akibat sengatan matahari selama periode radiasi ultraviolet yang kuat.
Kulit terbakar matahari disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet, tetapi peradangan dan rasa perih pada kulit disebabkan oleh kerusakan akut yang diakibatkan oleh sinar ultraviolet. *1
Saat kulit Anda terasa perih akibat terbakar sinar matahari, Anda perlu mengambil tindakan seperti mendinginkannya dan melembapkannya.

Artikel ini memberikan penjelasan rinci tentang cara mengobati nyeri kulit yang disebabkan oleh sengatan matahari.

Kami juga akan memperkenalkan langkah-langkah untuk mencegah sengatan matahari yang menyakitkan dan perawatan lanjutan untuk mendukung pemulihan kulit, jadi silakan merujuk ke informasi ini jika Anda khawatir tentang rasa sakit pada kulit akibat sengatan matahari.

Indeks

Cara menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari dan terasa perih.

Jika kulit Anda terasa perih dan terbakar sinar matahari, sebaiknya dinginkan area yang terkena sesegera mungkin.
Jika rasa sakit tetap berlanjut meskipun kulit sudah didinginkan dan dilembapkan, menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas adalah salah satu pilihan.

Artikel ini memberikan penjelasan rinci tentang tiga cara untuk menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari dan terasa perih.

Dinginkan area yang terkena dengan siraman air dingin atau handuk basah.

Jika kulit Anda terasa perih akibat sengatan matahari, itu adalah luka bakar ringan, jadi pertama-tama, dinginkan area yang terkena. *2

Jika Anda mengalami sengatan matahari yang meluas, mandi air dingin adalah cara efektif untuk mendinginkan tubuh.
Untuk sengatan matahari yang terlokalir, mengoleskan handuk lembap secara perlahan adalah ide yang bagus. Anda juga dapat mendinginkan area tersebut dengan mengoleskan handuk yang dililitkan di sekitar kompres es atau es dalam kantong.

Saat mengaplikasikan air dingin atau handuk dingin pada area yang terbakar sinar matahari, berhati-hatilah dengan tekanan air dan cara penggunaannya agar tidak menyebabkan iritasi kulit.

Setelah mendingin, kembalikan kelembapan kulit dengan lotion atau pelembap.

Setelah mendinginkan kulit yang terbakar sinar matahari, oleskan losion dan pelembap untuk mengembalikan kelembapan yang hilang.

Kulit yang rusak akibat sinar UV mungkin terasa perih dan sakit meskipun menggunakan produk perawatan kulit yang biasanya tidak menimbulkan masalah. Jika Anda khawatir akan rasa sakit, kami sarankan untuk memilih toner atau pelembap yang lembut.

Mengoleskan lotion ke kulit yang terbakar matahari dapat menyebabkan iritasi, jadi lebih baik melembapkan dengan lembut menggunakan kapas yang direndam dalam banyak pelembap sebagai kompres. *3
Setelah menggunakan masker, lepaskan kapas, tepuk-tepuk lembut sisa pelembap ke kulit Anda dengan telapak tangan, lalu oleskan krim sebagai sentuhan akhir untuk meningkatkan hidrasi.
Menyimpan toner di lemari es memungkinkan Anda melembapkan dan mendinginkan kulit secara bersamaan. Kulit yang terbakar sinar matahari itu sensitif, jadi pastikan untuk melembapkan dengan lembut dan hindari iritasi sebisa mungkin.

Jika rasa sakitnya parah, gunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas.

Jika rasa sakit tetap berlanjut meskipun sudah menggunakan kompres dingin dan pelembap, Anda mungkin perlu menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas.
Tergantung pada tingkat keparahan peradangan, rasa sakit mungkin tidak mereda meskipun sudah diobati dengan tepat. Jika rasa sakitnya parah, mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat meredakannya, jadi cobalah minum obat tersebut dan perhatikan bagaimana perasaan Anda. *4

Jika pengobatan pereda nyeri tidak memperbaiki kondisi Anda, jangan mencoba menahan rasa sakit tanpa perlu dan segera cari pertolongan medis.

Mengapa sengatan matahari menyebabkan rasa nyeri yang menyengat?

Alasan kulit Anda terasa perih dan sakit setelah terpapar sinar matahari adalah karena kulit yang rusak akibat sinar ultraviolet menjadi meradang, sehingga menyebabkan kondisi seperti luka bakar ringan.

Ada dua jenis sengatan matahari: "sengatan matahari" dan "kulit kecokelatan".

terbakar sinar matahari Warna coklat karena berjemur
Kulit menjadi merah dan terasa perih. Rasa sakit cenderung muncul beberapa jam setelah terpapar sinar matahari dan mencapai puncaknya sekitar 8 hingga 24 jam kemudian. Kulit terbakar matahari di mana kemerahan dan rasa sakit mereda beberapa hari kemudian, tetapi kulit menjadi lebih gelap, dan kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa bulan.
● Orang dengan kulit cerah
Karena jumlah pigmen melanin lebih sedikit, gejala lebih mungkin muncul.
Kulit terbakar matahari di mana kemerahan dan rasa sakit mereda beberapa hari kemudian, tetapi kulit menjadi lebih gelap, dan kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa bulan.
● Orang dengan kulit cerah
Benda-benda itu seringkali ringan.
● Orang dengan kulit gelap
Benda-benda itu seringkali ringan.
● Orang dengan kulit gelap
Karena mereka memiliki daya tahan yang tinggi terhadap sinar ultraviolet, mereka lebih rentan mengembangkan gejala.

Alasan kulit terasa sakit akibat sengatan matahari adalah karena kulit mengalami peradangan, dan cara kulit rusak oleh sinar ultraviolet, yang menyebabkan peradangan, bervariasi tergantung pada jumlah pigmen melanin. Oleh karena itu, tingkat rasa sakit yang dialami setelah sengatan matahari berbeda-beda pada setiap orang.

Metode perawatan sengatan matahari berdasarkan gejala

Sengatan matahari dapat menyebabkan berbagai gejala seperti rasa nyeri yang menyengat, pengelupasan, kemerahan, dan lepuh.
Untuk memastikan Anda mengambil tindakan perawatan sengatan matahari yang tepat berdasarkan gejala Anda, silakan lihat tabel berikut.

Tidak ada komentar Metode perawatan
Kulitku terasa perih dan terbakar. ● Keren
Kulitnya terkelupas
● Jangan mengelupas kulitnya secara paksa; tunggu sampai terkelupas secara alami. *3
Luka lepuh, pembengkakan ● Kunjungi dokter kulit *1

Saat Anda terkena sengatan matahari, rawatlah dengan menggunakan metode yang sesuai dengan gejalanya untuk mempercepat pemulihan.

Sebelum Anda terluka! Tips untuk perlindungan dari sinar matahari

Untuk menghindari rasa sakit akibat sengatan matahari, tabir surya, topi, dan payung sangatlah penting.
Periksa nilai SPF dan PA pada tabir surya Anda dan oleskan kembali secara berkala. Jangan lupa untuk memakai topi atau menggunakan payung saat berada di luar ruangan untuk menghalangi sinar ultraviolet.

Berikut tiga tips perlindungan matahari yang harus Anda coba sebelum mengalami sengatan matahari yang menyakitkan.

Periksa nilai SPF dan PA pada tabir surya sebelum memilihnya.

Saat memilih tabir surya, memeriksa peringkat SPF dan PA akan membantu Anda memilih produk yang menawarkan perlindungan lebih baik terhadap sinar UV.

  • SPF…Indeks yang melindungi dari sinar UV-B, yang merupakan penyebab utama sengatan matahari. *5
  • PA... Sebuah indeks yang melindungi dari sinar UV-A, yang menyebabkan keriput dan kendur. *5

Semakin tinggi SPF, semakin baik dalam mencegah peradangan kulit, dan semakin tinggi PA, semakin baik dalam mencegah hiperpigmentasi. Untuk menghindari sengatan matahari yang menyakitkan, sebaiknya pilih tabir surya dengan SPF tinggi.

Oleskan kembali tabir surya secara berkala untuk menjaga efektivitasnya.

Mengoleskan kembali tabir surya setiap tiga jam akan membantu menjaga efektivitasnya dalam melindungi kulit Anda dari sinar UV. *6
Pastikan untuk mengoleskan kembali tabir surya dengan hati-hati ke area yang rentan terbakar sinar matahari, seperti wajah dan tangan Anda. Jumlah tabir surya yang tepat untuk dioleskan ke wajah Anda kira-kira seukuran dua butir mutiara. *6

Jangan lengah hanya karena Anda sudah menggunakan tabir surya; oleskan kembali secara berkala untuk melindungi diri dari kerusakan akibat sinar UV dan menghindari pengalaman terbakar sinar matahari yang menyakitkan.

Saat berada di luar ruangan, lindungi diri dari sinar ultraviolet dengan topi atau payung.

Untuk menghindari rasa sakit akibat sengatan matahari, menggunakan topi atau payung selain tabir surya akan membantu menghalangi sinar ultraviolet dengan lebih efektif.

Topi dan payung merupakan barang yang efektif untuk menghalangi sinar ultraviolet dari matahari. Namun, keduanya tidak dapat sepenuhnya menghalangi sinar ultraviolet yang dipantulkan dari lingkungan sekitar, sehingga penting untuk menggunakannya bersamaan dengan tabir surya.

Metode perawatan internal untuk mendukung pemulihan kulit setelah terpapar sinar matahari.

Semakin intens radiasi ultraviolet yang Anda terima, semakin banyak kelembapan yang hilang dari kulit Anda, dan semakin buruk fungsi penghalang kulit sebagai lapisan pelindung radiasi ultraviolet. *7
Oleh karena itu, kembalikan kelembapan dan nutrisi untuk mendukung pemulihan kulit dari dalam ke luar.

Artikel ini memberikan penjelasan rinci tentang metode perawatan kulit untuk mempercepat pemulihan kulit dari dalam setelah terpapar sinar matahari.

Hidrasi menutrisi kulit kering dari dalam.

Setelah terpapar sinar matahari, selain melembapkan dari luar, dukung pemulihan kulit dari dalam dengan mengisi kembali cairan.

Sebuah studi yang meneliti efek radiasi UV-B, penyebab utama sengatan matahari, pada fungsi penghalang kulit menemukan bahwa ketika jumlah air yang hilang dari kulit diukur satu minggu setelah terpapar radiasi UV-B, jumlah kehilangan air telah meningkat secara signifikan. *7
Karena jumlah kelembapan yang hilang meningkat sebanding dengan jumlah radiasi UV, dan penurunan fungsi pelindung telah diamati, ada baiknya minum banyak air setelah terpapar sinar matahari untuk melembapkan kulit Anda dari dalam. *7

Minuman berkafein seperti kopi, teh hijau, dan minuman energi mendorong pengeluaran cairan, sehingga tidak cocok dikonsumsi setelah terpapar sinar matahari ketika kehilangan cairan sudah tinggi.

Konsumsilah vitamin C dan protein untuk membantu memperbaiki kulit.

Vitamin C dan protein juga diperlukan untuk mendukung perbaikan kulit yang terbakar sinar matahari.
Setelah terpapar sinar matahari, kami menyarankan untuk mengonsumsi vitamin C karena alasan berikut:

  • Mendorong aktivasi metabolisme
  • Mendukung produksi kolagen*2

Selain vitamin C, mengonsumsi vitamin A dan E secara seimbang dapat lebih meningkatkan metabolisme. *3

Selain itu, vitamin C merupakan nutrisi penting untuk produksi kolagen, yang diperlukan untuk memberikan kekencangan dan kilau pada kulit. *8 Dengan mengonsumsi vitamin C yang cukup, Anda dapat mengharapkan dukungan dalam memperbaiki kulit yang rusak akibat sinar ultraviolet.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen nutrisi yang mengandung protein kedelai terisolasi dapat mengurangi peradangan akibat luka bakar. *9
Protein kedelai terisolasi adalah produk bubuk yang diproses untuk mengandung sekitar 90% protein nabati. *10 Setelah mengalami sengatan matahari ringan, mengonsumsi protein kedelai terisolasi dapat membantu memperbaiki kulit.

Kesimpulan

Jika kulit Anda terasa perih akibat sengatan matahari, cobalah mendinginkan dan melembapkannya. Jika rasa sakit berlanjut, gunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas. Jika rasa sakit sangat parah atau Anda mengalami lepuhan, konsultasikan dengan tenaga medis.

Setelah terpapar sinar matahari, mengganti cairan dan mengonsumsi nutrisi seperti vitamin C dan protein dapat membantu mendukung pemulihan kulit yang rusak akibat sinar UV.

Untuk menghindari sengatan matahari yang menyakitkan, ada baiknya mengambil langkah-langkah seperti sering mengoleskan tabir surya dengan SPF tinggi dan menggunakan topi atau payung untuk melindungi diri dari sinar matahari.

Jika kulit Anda terasa perih dan nyeri akibat sengatan matahari, itu adalah luka bakar ringan, jadi harap obati dengan tepat.

Situs referensi

Yuma Murase

Sebagai ahli gizi terdaftar, saya bekerja di rumah sakit jiwa dan perusahaan katering, di mana saya terlibat dalam manajemen nutrisi, perencanaan menu, dan pengembangan makanan yang ramah bagi penderita disfagia.
Saat ini, sebagai pekerja lepas, saya menulis dan mengawasi artikel terutama di bidang kesehatan, makanan, dan nutrisi, serta membuat menu dan memberikan pengawasan nutrisi untuk produk makanan.
Berdasarkan pengalaman dan keahlian yang dikembangkan di bidang medis dan layanan makanan, kami memprioritaskan pemeriksaan cermat terhadap informasi yang dapat diandalkan dan mengkomunikasikannya dalam format yang mudah dipahami sehingga dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

artikel terkait